banner

Pedagang Bunga Menjamur di Tepi Jalan Kakaskasen

Menjelang Natal, pedagang bunga di Kota Tomohon tumbuh bak jamur di musim hujan. Hampir sepanjang jalan protokol dari jembatan jalan lingkar timur hingga Kakaskasem berjejer para penjual bunga segar.

 

Bagi yang memiliki rumah di tepi jalan, bagian depannya dimanfaatkan untuk mendirikan kios bunga semi permanen, namun ada juga memanfaatkan predesterian.

Diperkirakam ada puluhan kios bunga musiman yang muncul, termasuk kios permanen yang tiap hari jualan.
Saan Paat, pedagang bunga musiman merupakan satu di antaranya. Saat ditemui Tribun Manado, Saan sedang sibuk mendirikan kios dibantu seorang rekannya. Ia memilih tepi jelan dekat jembatan jalan lingkar timur.

Saan mengatakan, mencoba peruntungan tahun ini dengan jualan bunga. Hari Natal dipilih karena ada lonjakan konsumsi bunga segar.
"Biasanya kan kalau Natal itu, bunga hidup digunakan untuk dekorasi di gereja, memberi ucapan selamat, sampai bunga untuk ziarah ke makam," ungkapnya.

Ia mengaku sudah menyiapkan ribuan tangkai bunga untuk dijual. Perinciannya 2.000 tangkai Krisan, 2.000 tangkai Gladiol dan bunga lainnya untuk kreasi termasuk 100 tangkai Mawar. Sebagian besar bunga hasil panen di ladangnya, sisanya dibeli dari petani lain.
Harga jual ditingkat petani bunga jenis Krisan dan Gladiol Rp 3.500 sementara mawar Rp 5.000 per tangkai.

Namun jika sudah dirangkai dengan sebuah pot, harga ekonomis jadi lebih tinggi. Kata Saan, untuk kreasi bunga dengan ukuran paling kecil di jual Rp 25 ribu. Biasanya banyak digunakan ketika ziarah ke kubur.
Untuk ukuran lebih besar bisa Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu. Ukuran yang lebih besar dengan kreasi yang lebih rumit dihargai antara Rp 70 ribu sampai Rp 300 ribu.
Nando Posumah, pedagang musiman lainnya, mengungkapkan, tak heran jalur sepanjang jalan Kakaskasen dipilih sebagai tempat berjualan bunga.

Lokasi ini merupakan jalur strategis, konsumen bunga yang singgah biasanya hendak melintas saat mudik libur Natal dan Tahun Baru.
Apalagi Kakaskasen sejak dulu memang terkenal sebagai wilayah penghasil bunga segar di Tomohon. "Biasanya tanggal 23 dan 24 Desember itu ramai," kata dia.

Ervinz Liuw, Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Tomohon, mengungkapkan, industri bunga segar di Tomohon memang saat ini begitu menggeliat. Artinya upaya Pemkot mengembangkan Tomohon sebagai kota bunga mulai membuahkan hasil.
Tomohon International Flower Festival merupakan satu di antara andalan Pemerintah memperkanalkan produk bunga Tomohon.

"Efeknya menciptakan daya tarik," kata dia.
Tak heran saat momen hari raya, permintaan bunga melonjak tajam. Misalnya hari paskah, natal dan tahun baru. Banyaknya permintaan pun direspon oleh pedagang bunga untuk memenuhi konsumsi bunga segar. *

(Tribun Manado)

Soldier of God

 

Alamat Radio
Depan SPBU Kakaskasen 2
Kota Tomohon Sulawesi Utara

Happy Holy Kids Tomohon

 

Contact Person
Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
No tlpn kantor: 0431-356364

Rumah Kost Eirene

 

Contact Interaktif
No tlpn interaktif: 0431-354100
SMS: 085256434100
Home Artikel News Berita Daerah Pedagang Bunga Menjamur di Tepi Jalan Kakaskasen